Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Maruto, Tirto, dan Bantolo, Trio Anak Harimau Benggala Jadi Ikon Edukasi di Solo Safari

Murato, Tirto, dan Bantolo, Trio Anak Harimau Benggala Jadi Ikon Edukasi di Solo Safari/andik sismanto

METROSEMARANG.COM, Solo — Tiga anak harimau Benggala bernama Maruto, Tirto, dan Bantolo sukses mencuri perhatian para pengunjung Solo Safari.

Tingkah mereka yang lucu, aktif, dan menggemaskan menjadikan trio harimau ini sebagai ikon baru edukasi satwa di salah satu destinasi wisata keluarga unggulan di Jawa Tengah.

Berusia enam bulan, Maruto, Tirto, dan Bantolo kini menjadi bagian dari program “Education Baby Tiger” yang diusung Solo Safari untuk mengedukasi pengunjung tentang pentingnya konservasi dan perlindungan satwa liar, khususnya spesies harimau yang semakin terancam.

Ratusan pengunjung rela mengantre demi melihat secara langsung aktivitas ketiga bayi harimau tersebut. Mulai dari bermain di taman terbuka, melompat kursi, hingga berinteraksi ringan dengan pawang.

Momen-momen tersebut bukan hanya menjadi tontonan menarik, tapi juga sarana belajar tentang perilaku alami harimau sejak usia dini.

“Anak-anak harimau ini bukan hanya hiburan, tapi juga jadi media edukasi tentang kehidupan satwa liar. Kami ingin anak-anak dan keluarga lebih peduli pada keberlangsungan spesies langka,” ujar Haniek Rosyidah salah satu pengunjung asal Kota Semarang, akhir pekan kemarin.

Kehadiran Maruto, Tirto, dan Bantolo juga menjadi bagian dari upaya konservasi , yaitu menjaga dan merawat satwa liar di luar habitat aslinya. Dalam sesi khusus, pengunjung juga bisa menyaksikan bagaimana proses pemberian makan, perawatan kesehatan, serta pengenalan karakteristik masing-masing anak harimau.

Selain zona harimau, Solo Safari juga menghadirkan berbagai area satwa lainnya. Mulai dari primata endemik, seperti orang utan dan owa Jawa, hingga satwa eksotis Afrika seperti zebra dan wildebeest. Wahana edukatif lainnya mencakup interaksi dengan unta, burung langka, dan komodo.

Dengan harga tiket mulai dari Rp75.000 hingga Rp135.000, Solo Safari tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga pusat pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat dunia satwa secara menyenangkan.

Liburan keluarga kini tak lagi sekadar hiburan, tapi juga jadi momen berharga untuk menanamkan cinta lingkungan dan empati terhadap hewan.

Reza Salman Farisy, Marketing Manager Solo Safari mengatakan, Maruto, Tirto, dan Bantolo bukan hanya daya tarik wisata, tapi juga memberikan edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap satwa dilindungi.

“Kami ingin menciptakan pengalaman liburan yang memberi nilai lebih bagi pengunjung, terutama keluarga dan anak-anak,” ujarnya.***

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.