Jelang Lebaran Belanja Online Meningkat, BSSN Ingatkan Bahaya Penipuan Berkedok Diskon

METROSEMARANG.COM, Jakarta – Aktivitas belanja masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya meningkat signifikan, terutama melalui platform digital dan marketplace.
Di tengah maraknya promo dan diskon besar-besaran, masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang kerap memanfaatkan momen tingginya transaksi tersebut.
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran diskon atau harga miring yang beredar di internet maupun media sosial.
Tawaran yang terlihat sangat menggiurkan sering kali menjadi celah bagi pelaku kejahatan siber untuk menipu calon pembeli.
“Berburu diskon memang menyenangkan, namun jangan sampai penawaran harga murah membuat kita lengah dan mengabaikan keamanan data pribadi,” demikian imbauan BSSN dalam edukasi keamanan digital kepada masyarakat dikutip dari Instagram resmi BSSN, Senin 16 Maret 2026.
Menurut BSSN, keamanan dalam bertransaksi digital merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, sebelum melakukan transaksi online, masyarakat diminta menerapkan langkah sederhana untuk menghindari penipuan.
Langkah pertama adalah memastikan toko resmi. Konsumen disarankan berbelanja di official store atau penjual yang memiliki reputasi baik serta ulasan yang jelas. Toko dengan profil mencurigakan atau minim informasi sebaiknya dihindari.
Langkah kedua adalah menggunakan sistem pembayaran yang aman. BSSN menyarankan agar transaksi dilakukan melalui fitur pembayaran resmi di aplikasi marketplace, seperti rekening bersama atau e-payment. Konsumen diimbau tidak melakukan transfer langsung ke rekening pribadi penjual yang tidak dikenal.
Langkah berikutnya adalah menggunakan koneksi internet yang aman. Saat melakukan transaksi atau memasukkan data sensitif seperti nomor kartu atau akses mobile banking, masyarakat disarankan menggunakan jaringan internet pribadi dan menghindari Wi-Fi publik.
Dengan meningkatnya aktivitas belanja online menjelang Lebaran, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah potensi penipuan digital. BSSN pun mengajak masyarakat untuk turut menyebarkan informasi keamanan digital agar ekosistem digital Indonesia tetap aman dan terpercaya.***