Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Tolak Angin Kuasai 72 Persen Pasar, Sido Muncul Optimistis Laba Tembus Rp1,2 Triliun

– IRWAN HIDAYAT- Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Foto : ist/metrosemarang

METROSEMARANG.COM, SEMARANG- PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul terus memperkuat dominasinya di industri herbal nasional. Produk andalannya, Tolak Angin, disebut telah menguasai sekitar 72 persen market share pasar herbal Indonesia dan masih menjadi pemimpin di kategori jamu modern.

Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat mengatakan, posisi kuat Tolak Angin menjadi modal penting perusahaan untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis. Selain memperkuat pasar domestik, perusahaan juga membidik pertumbuhan laba hingga sekitar Rp1,2 triliun pada 2026.

“Saya tahu market itu seperti apa dan saya tahu apa yang saya lakukan,” ujarnya.

Menurutnya, dominasi pasar tersebut tidak diraih secara instan. Perusahaan membutuhkan proses panjang dalam menjaga kualitas produk, membangun kepercayaan konsumen, serta menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kalau produk turun biasanya ada sebabnya, misalnya ada berita negatif atau kompetitor sedang naik. Tapi kalau kondisi pasar normal, demand tetap bagus,” katanya.

Irwan menjelaskan, produk yang kuat di pasar harus memiliki fondasi yang jelas, baik dari sisi kualitas, manfaat, maupun loyalitas konsumen. Karena itu, selama kondisi pasar normal, permintaan produk diyakini tetap stabil dan terus tumbuh.

Selain memperkuat pasar dalam negeri, Sido Muncul juga terus memperluas pasar ekspor sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Langkah tersebut dilakukan untuk memperbesar bisnis perusahaan sekaligus memperkuat posisi industri jamu Indonesia di pasar global.

Ia mengungkapkan, perusahaan saat ini juga tengah menyiapkan terobosan baru yang rencananya diperkenalkan pada Agustus mendatang. Meski belum membeberkan detail inovasi tersebut, produk yang akan diluncurkan diyakini memiliki potensi pasar besar karena telah melalui perhitungan matang.

Optimisme perusahaan juga terlihat dari tingginya permintaan di tingkat distribusi. Bintoro, pedagang grosir di Pasar Beringharjo Yogyakarta, mengaku penjualan produk Sido Muncul masih sangat baik dan stabil di pasaran.

Dengan dominasi Tolak Angin yang mencapai 72 persen market share dan target laba Rp1,2 triliun, Sido Muncul optimistis mampu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar herbal nasional sekaligus memperluas pengaruhnya di pasar internasional.(eff)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.