Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Ingin Tahu Sisa Token dan Tegangan Listrik di Rumah? Cukup Tekan Angka Ini di kWh Meter

METROSEMARANG.COM, Semarang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah terus memperkuat komitmen pelayanan publik dengan mengedukasi masyarakat terkait pemanfaatan fitur tombol cepat atau short code pada kWh meter prabayar (listrik token).

Dari total 13.957.921 pelanggan PLN UID Jawa Tengah, tercatat sebanyak 7.118.604 pelanggan atau sekitar 51 persen merupakan pengguna layanan kWh meter prabayar.

Tingginya angka pengguna listrik token tersebut mendorong PLN untuk memberikan panduan praktis agar masyarakat dapat memantau kondisi kelistrikan rumah secara mandiri.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan bahwa pemanfaatan fitur short code ini dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam memperoleh informasi penting tanpa harus menunggu kendala terjadi.

“Dengan lebih dari 7,1 juta pelanggan prabayar di Jawa Tengah, PLN terus berupaya menghadirkan layanan yang makin mudah dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Melalui pemanfaatan tombol cepat pada kWh meter prabayar, pelanggan dapat memantau sisa token maupun kondisi kelistrikan secara mandiri,” ujar Bramantyo dalam keterangan resminya, Kamis (16/7/2026).

Bramantyo menegaskan, dengan memahami informasi pada layar kWh meter, pelanggan dapat mengelola konsumsi energi secara lebih efisien sekaligus mengantisipasi terputusnya aliran listrik akibat token habis.

Daftar Kode Singkat (Short Code) kWh Meter Prabayar

Untuk menggunakan fitur ini, pelanggan cukup memasukkan kombinasi angka berikut pada keypad kWh meter prabayar lalu menekan tombol Enter:

  • 37 + Enter : Mengetahui sisa token listrik (kWh) yang masih tersedia.

  • 41 + Enter : Melihat tegangan listrik (Volt) yang diterima instalasi rumah.

  • 44 + Enter : Mengetahui arus listrik (Ampere) yang sedang digunakan.

  • 54 + Enter : Melihat nomor token listrik terakhir yang berhasil dimasukkan.

  • 59 + Enter : Mengetahui nominal token listrik terakhir yang diisikan.

  • 456 + xx + Enter : Mengatur batas minimal sisa kredit token sebagai pengingat alarm (contoh: ketik 45610 untuk membunyikan alarm saat sisa token mencapai 10 kWh).

PLN juga mengingatkan seluruh pelanggan untuk turut menjaga keberadaan kWh meter sebagai alat ukur resmi. Masyarakat dilarang keras membuka, membongkar, atau mengutak-atik perangkat tersebut demi keselamatan jiwa serta menjaga keakuratan pengukuran energi.

Apabila terjadi gangguan atau kelainan pada perangkat kWh meter, pelanggan diimbau untuk segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123 agar dapat ditangani oleh petugas resmi.***

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.