Wujudkan Polantas Karib, Astra Motor Jateng Berbagi Edukasi Safety Riding ke Ditlantas Polda Jateng

METROSEMARANG.COM, Semarang – Main Dealer Astra Motor Jawa Tengah bersama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah menggelar kegiatan bertajuk “Peningkatan Keterampilan Safety Riding Personel Jajaran Ditlantas Polda Jateng dalam mewujudkan Polantas Karib” pada Kamis kemarin (27/08/26).
Kegiatan ini dilakukan dalam 2 sesi yaitu penjelasan teori yang berlokasi di Kantor Polda Jateng dan kegiatan praktik yang berlokasi di Lapangan Sriwijaya Semarang. Tercatat sejumlah 60 orang peserta yang terdiri dari Kepala Satuan Lalu Lintas, Kepala Unit Patroli dan Pengawalan (Patwal), serta personel Patwal dari berbagai wilayah di Jawa Tengah mengikuti kegiatan ini.
Para peserta mendapatkan materi mengenai aturan pengawalan yang disampaikan oleh Kasat PJR Polda Jawa Tengah. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan teknik berkendara rombongan atau grup, postur berkendara untuk sepeda motor reguler maupun big bike atau motor PJR, serta teknik keseimbangan.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Muhammad Ali Iqbal, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Melalui pelatihan ini, peserta dapat mengerti penerapkan teknik berkendara yang aman dan tepat saat menjalankan tugas di lapangan.
“Kami berharap seluruh personel dapat meningkatkan keterampilan berkendara dan menerapkan prinsip keselamatan saat menjalankan tugas pengawalan demi mewujudkan Polantas Karib yang profesional dan dekat dengan masyarakat Jawa Tengah,” ujar Iqbal.
Pada sesi praktik, peserta mempelajari teknik slalom dan cornering, yang menjadi salah satu keterampilan penting dalam berkendara. Untuk sepeda motor reguler, teknik berbelok dilakukan dengan menyesuaikan postur tubuh mengikuti kemiringan sepeda motor atau lean with the bike. Sementara pada big bike, pengendara disarankan menggunakan teknik lean out the bike, yaitu posisi tubuh berlawanan dengan arah kemiringan sepeda motor, menyesuaikan karakter motor yang memiliki bobot dan radius putar lebih besar.
Melalui pembekalan teori dan praktik tersebut, para personel diharapkan dapat semakin memahami teknik berkendara yang sesuai dengan karakteristik kendaraan yang digunakan, sehingga mampu menjalankan tugas pengawalan secara aman, terampil, dan profesional.***