Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

PLN Journalist Awards 2026 Resmi Dibuka, Ajak Insan Pers Kawal Kemandirian Energi

Tampak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mrica dengan kapasitas 180 megawatt (MW) yang berada di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. PLTA yang berdiri sejak tahun 1988 ini menjadi salah satu pembangkit hijau penopang sistem kelistrikan Jawa dan Bali./dok

METROSEMARANG.COM, Jakarta – Mengusung tema “Energi Mandiri, Indonesia Berdaya”, PT PLN (Persero) kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi PLN Journalist Awards (PJA) 2026.

Memasuki tahun ketujuhnya, ajang ini mengajak jurnalis di seluruh Tanah Air untuk mengedukasi publik terkait isu ketenagalistrikan dan kemandirian energi nasional melalui karya jurnalistik.

Pendaftaran dan penyerahan karya telah resmi dibuka mulai 8 Oktober hingga 6 November 2026 melalui laman resmi https://plnjournalistawards2026.id/.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa insan pers memegang peran strategis dalam mengawal narasi pembangunan energi nasional. Karya jurnalistik dinilai krusial untuk membantu masyarakat memahami arah kebijakan pemerintah, khususnya dalam memperkuat swasembada energi.

“Energi adalah fondasi bagi kemandirian sebuah bangsa. Ketika kita mampu mengoptimalkan kekuatan dan potensi energi dalam negeri, kita tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing. Dalam proses ini, insan pers memiliki peran penting untuk menginformasikan dan memperkaya pemahaman publik,” ungkap Darmawan, Kamis (8/10/2026).

Buka Enam Kategori dan Pertahankan Skema Regional

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa PJA 2026 membuka enam kategori perlombaan, yaitu Teks Hard News, Teks Feature, Foto Tunggal, Foto Cerita, Video Hard News, dan Video Feature.

Karya yang didaftarkan wajib berbahasa Indonesia dan telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa umum pada rentang periode 23 Oktober 2025 hingga 6 November 2026.

Guna memberikan pilihan fokus liputan, PLN menetapkan tiga subtema tahun ini:

  • Swasembada Energi: Mengoptimalkan Kekuatan Dalam Negeri
  • Energi untuk Pertumbuhan dan Daya Saing Indonesia
  • Energi Berkeadilan: Memperluas Akses dan Manfaat bagi Masyarakat

Menariknya, PJA 2026 tetap mempertahankan skema penjurian regional yang membuka peluang besar bagi jurnalis di daerah, termasuk di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Melalui skema ini, PLN akan menyaring 81 peserta terbaik (Indonesia Top 81 Journalists) dari tiga zona regional, yakni Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan Luar Jawa.

Para peserta yang masuk dalam jajaran Top 81 selanjutnya akan ditantang untuk menghasilkan karya jurnalistik baru sebagai dasar penentuan juara utama di masing-masing kategori. Penilaian akan dilakukan secara objektif oleh dewan juri independen yang berkompeten di bidang jurnalistik.

“Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi energi yang berbeda. Kami mengajak jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengangkat cerita tentang upaya membangun kemandirian energi di wilayahnya masing-masing, sehingga potret perkembangan energi di Tanah Air bisa terlihat lebih dekat dan nyata,” pungkas Gregorius.***

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.