Intan Dewi, Agen Sun Life Indonesia Raih Top Agent AAJI 2025: Dari Nasabah Biasa Jadi Inspirasi Literasi Asuransi

METROSEMARANG.COM, Semarang, – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) kembali menggelar ajang Top Agent Award (TAA) 2025, penghargaan bergengsi bagi tenaga pemasar berprestasi di industri asuransi. Tahun ini, salah satu agen andalan Sun Life Indonesia, Intan Dewi, sukses meraih gelar Top Agent of The Year 2024.
Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas prestasi penjualan, tetapi juga atas dedikasi Intan dalam meningkatkan literasi asuransi masyarakat, khususnya di daerah asalnya, Pekalongan.
Dari Nasabah Jadi Agen Inspiratif
Perjalanan Intan bersama Sun Life dimulai pada 2009. Awalnya ia hanyalah seorang nasabah, namun dorongan dari kerabat serta keinginannya untuk membantu masyarakat membuatnya bertransformasi menjadi agen.
“Saya merasa terpanggil untuk melayani masyarakat agar bisa mencapai kemapanan finansial dan hidup sehat di masa depan,” ungkap Intan.
Sejak saat itu, ia berkomitmen bukan hanya menjadi pemasar, tetapi juga penasihat, pendamping, sekaligus edukator bagi nasabah. Baginya, agen adalah jembatan antara perusahaan dan masyarakat, yang harus hadir dengan transparansi dan kepedulian.
Tantangan Literasi dan Inklusi Asuransi di Daerah
Menjadi agen di kota kecil seperti Pekalongan bukanlah hal mudah. Meski tingkat literasi asuransi nasional meningkat tajam dari 31,72% pada 2022 menjadi 76,25% pada 2024, angka inklusi asuransi justru turun dari 16,63% menjadi hanya 12,21%.
Artinya, banyak masyarakat sudah paham manfaat asuransi, tetapi belum berani atau belum yakin untuk membeli polis.
Intan melihat kondisi ini sebagai tantangan. Ia konsisten menyampaikan edukasi secara sederhana dan jujur, mulai dari manfaat produk, risiko, hingga proses klaim. Ia ingin memastikan setiap nasabah membeli produk sesuai kondisi kesehatan, pekerjaan, dan kemampuan finansial mereka.
Agen dengan Prinsip Action Louder Than Words
Menurut Intan, ada tiga tipe agen:
- Agen yang pandai menjual, tetapi tidak menguasai produk.
- Agen yang paham produk, tetapi minim pelayanan purna jual.
- Agen yang paham produk sekaligus hadir mendampingi nasabah dengan tulus.
Intan memilih untuk menjadi tipe ketiga. Ia percaya bahwa aksi nyata lebih penting daripada kata-kata. Saat nasabah menghadapi musibah, ia selalu berusaha hadir langsung untuk memberi dukungan. Ia juga aktif menambah wawasan seputar kesehatan, rumah sakit, hingga rekomendasi dokter agar bisa memberi rujukan yang relevan.
Selaras dengan Visi Sun Life Indonesia
Dedikasi Intan selaras dengan visi Sun Life Indonesia: membantu masyarakat mencapai kemapanan finansial dan hidup lebih sehat.
Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, mengatakan, keberhasilan Intan Dewi meraih Top Agent of The Year AAJI 2024 adalah bukti nyata dedikasi seorang agen dalam menghadirkan edukasi dan perlindungan terbaik.
“Beliau bukan hanya agen, tetapi juga pendidik yang membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi,” katanya.
Penghargaan yang diraih Intan Dewi menegaskan pentingnya peran agen sebagai garda terdepan industri asuransi. Agen bukan sekadar penjual polis, tetapi pendamping yang menghadirkan solusi proteksi sesuai kebutuhan nyata masyarakat.
Dengan capaian ini, Sun Life Indonesia berkomitmen terus memberdayakan tenaga pemasar agar mampu memberikan layanan yang transparan, relevan, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.