Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Tak Lagi Ngebul! Puluhan Armada BRT Trans Semarang Diremajakan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti melepas armada baru BRT/dok

METROSEMARANG.COM, Semarang – Pemerintah Kota Semarang mulai mempercepat peremajaan armada BRT Trans Semarang sebagai upaya mengatasi persoalan klasik “cumi-cumi darat” atau asap hitam dari kendaraan tua. Hingga awal Mei 2026, sebanyak 41 armada telah diperbarui dari total target 130 unit.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan bahwa peremajaan armada menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di ibu kota Jawa Tengah.

“Dari target 130, baru terealisasi 41 armada yang telah diremajakan. Ini salah satu komitmen kami memperbaiki layanan transportasi umum di Semarang,” ujarnya di Balai Kota, Sabtu (2/5).

Peremajaan tersebut mencakup berbagai jenis kendaraan, mulai dari bus besar di koridor utama hingga armada feeder yang melayani kawasan permukiman. Pada tahap awal, armada baru sudah mulai beroperasi di Koridor 4, Koridor 8, serta Feeder 1 dan Feeder 3.

Agustina menjelaskan, setiap armada yang telah siap, baik dari sisi fisik maupun administrasi, langsung dioperasikan. Pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kota Semarang menargetkan seluruh proses peremajaan rampung pada September 2026.

“Targetnya September selesai sebagai batas akhir. Nanti ada sekitar 130 armada baru, termasuk bus listrik,” jelasnya.

Langkah ini dinilai penting mengingat banyak armada lama yang kerap mengalami gangguan operasional akibat usia kendaraan yang sudah tidak lagi prima. Dengan hadirnya armada baru, diharapkan kejadian mogok di jalan dapat diminimalkan.

“Kasus di lapangan memang banyak karena usia bus sudah tua. Harapannya dengan bus baru ini lebih siap kerja dan bisa mengantisipasi kasus seperti mogok,” tambahnya.

Lebih jauh, Agustina menyebut peremajaan ini sebagai bukti keseriusan Pemkot Semarang dalam menghadirkan transportasi umum yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Nanti sampai September kita ada 130 bus yang diremajakan. Selamat tinggal cumi-cumi darat,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot juga mulai mengintegrasikan bus listrik sebagai bagian dari modernisasi armada. Kehadiran kendaraan ramah lingkungan ini diharapkan mampu menekan emisi gas buang dan mengurangi tingkat polusi di perkotaan.

“Doakan kekuatan fiskal Pemkot Semarang agar bisa menambah jumlah armada, termasuk pembiayaan operasionalnya. Walaupun armada ini dari pihak ketiga, biaya operasional tetap harus ditanggung pemerintah kota,” tandasnya.***

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.