Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Gokil, AHASS TEFA SMK Muhammadiyah 3 Weleri Diresmikan, Honda Jateng Cetak Talenta Otomotif Unggul

Peresmian AHASS TEFA di SMK Muhammadiyah 3 Weleri menjadi langkah baru penguatan pendidikan vokasi di Jawa Tengah/dok Honda Motor Jateng

METROSEMARANG.COM, Kendal – Peresmian AHASS TEFA di SMK Muhammadiyah 3 Weleri menjadi langkah baru penguatan pendidikan vokasi di Jawa Tengah.

Program AHASS TEFA hasil kolaborasi Honda Motor Jateng dan Honda Jateng membuka peluang siswa belajar langsung di industri.

Kehadiran fasilitas di SMK Binaan Astra Honda ini diharapkan memperkuat kompetensi kerja lulusan sektor otomotif modern.

Peresmian Pos AHASS Teaching Factory berlangsung di Kabupaten Kendal pada Kamis, 11 Juni 2026 dengan antusias tinggi.

Ratusan pelajar mengikuti momentum penting tersebut sebagai bagian dari penguatan pendidikan berbasis kebutuhan industri.

Program itu menjadi jembatan antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan nyata sektor otomotif yang terus berkembang.

Pos AHASS TEFA yang hadir di sekolah tersebut menjadi fasilitas kedua yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah.

Sebelumnya program serupa telah lebih dulu berjalan di SMKN 1 Wonosegoro dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Melalui konsep Teaching Factory, siswa memperoleh pengalaman kerja langsung sesuai standar bengkel resmi Honda.

Pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik pelayanan konsumen secara nyata.

AHASS TEFA Perkuat Kompetensi Siswa

Pos AHASS TEFA di sekolah itu bekerja sama dengan AHASS Astra Motor Weleri sebagai mitra industri utama.

Fasilitas tersebut memiliki empat pit servis yang mampu melayani hingga enam belas unit sepeda motor setiap hari.

Seluruh proses servis dilakukan oleh siswa yang telah lulus Uji Kompetensi Keahlian Astra Honda sebelumnya.

Aktivitas mereka tetap berada dalam pengawasan teknisi profesional guna menjaga mutu layanan sesuai standar Honda.

Konsumen dapat memanfaatkan berbagai layanan mulai dari servis berkala hingga penggantian oli dan suku cadang.

Keberadaan fasilitas itu juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan purna jual sepeda motor Honda.

Selain praktik teknis, siswa turut belajar aspek pelayanan pelanggan yang menjadi kebutuhan industri masa kini.

Mereka memahami proses konsultasi, penerimaan kendaraan hingga penyampaian solusi kepada pelanggan secara tepat.

Fasilitas ruang tunggu berpendingin udara juga disediakan guna meningkatkan kenyamanan konsumen selama servis.

Program ini menjadi contoh bagaimana pendidikan vokasi dapat beradaptasi dengan kebutuhan industri otomotif modern.

Prestasi Nasional dan Dukungan Honda Jateng

Region Head Astra Motor Jawa Tengah, Budi Yanto, mengapresiasi pencapaian sekolah yang membanggakan tersebut.

Menurutnya, SMK Muhammadiyah 3 Weleri berhasil meraih predikat Best of The Best Nasional tahun 2025.

“Prestasi gemilang ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah,” kata Budi Yanto dalam sambutannya.

Ia menilai keberhasilan itu membuktikan sinergi pendidikan dan industri mampu mencetak generasi yang kompeten.

Budi berharap Pos AHASS TEFA dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana belajar berbasis industri.

“Kami berharap Pos AHASS TEFA SMK Muhammadiyah 3 Weleri dapat menjadi wadah pembelajaran,” ujarnya.

Salah satu siswa TSM kelas XI, Muhammad Gian Saputra, mengaku bangga dengan hadirnya fasilitas tersebut.

Menurut Gian, pengalaman belajar langsung di lingkungan AHASS memperluas wawasan mengenai dunia kerja nyata.

“AHASS memiliki standar pelayanan dan kompetensi mekanik yang ahli,” kata Gian.

Ia menyebut siswa kini dapat memahami pelayanan, promosi hingga solusi perawatan motor Honda secara langsung.

Jadi Benchmark SMK Mitra Binaan Honda

Dalam rangkaian kegiatan itu, sekolah juga menerima kunjungan ratusan peserta dari berbagai daerah Indonesia.

Peserta terdiri dari Vocational Manager, Vocational Officer dan kepala program studi Teknik Sepeda Motor.

Mereka datang untuk mempelajari praktik terbaik yang diterapkan sekolah hingga meraih prestasi tingkat nasional.

Kepala Sekolah Maulana Malik Ibrohim menyebut kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi antar sekolah vokasi.

Para tamu juga diajak melihat laboratorium TSM yang memiliki delapan belas pit kerja modern dan lengkap.

Laboratorium tersebut didukung lebih dari tiga puluh unit sepeda motor Honda untuk kebutuhan praktik siswa.

Keberhasilan AHASS TEFA, SMK Muhammadiyah 3 Weleri, sebagai SMK Binaan Honda Motor Jateng menjadi inspirasi pendidikan vokasi.

Melalui kolaborasi berkelanjutan, AHASS TEFA di SMK Muhammadiyah 3 Weleri diharapkan melahirkan tenaga kerja siap industri yang kompetitif dan unggul di masa depan.***

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.