Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Pertamina Pastikan Stok BBM Jawa Tengah Aman, Distribusi di SPBU Berjalan Normal

Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman. Penyaluran Pertalite, Biosolar, dan BBM nonsubsidi berjalan normal dengan pemantauan digital di seluruh SPBU/ist

METROSEMARANG.COM, Semarang– Stok BBM Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipastikan dalam kondisi aman. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) menegaskan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah berlangsung normal sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pasokan.

Menurut Pertamina, stok BBM Jawa Tengah saat ini berada jauh di atas kebutuhan konsumsi harian masyarakat. Kondisi tersebut menjadi bukti kesiapan perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi energi, baik untuk BBM bersubsidi maupun nonsubsidi, di seluruh SPBU wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Berdasarkan data terbaru, stok BBM Jawa Tengah untuk jenis gasoline mencapai ketahanan setara 12,5 kali konsumsi harian normal. Sementara itu, stok gasoil tercatat mencapai 14 kali konsumsi harian normal sehingga pasokan dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk BBM bersubsidi, ketahanan stok Pertalite berada pada level 11,5 kali konsumsi harian normal. Adapun Biosolar memiliki ketahanan stok hingga 13,5 kali konsumsi harian normal.

Dengan kondisi tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat tetap melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan sehari-hari dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Pertamina juga memastikan tidak terjadi kelangkaan Biosolar di seluruh SPBU wilayah Jawa Tengah maupun DIY.

Meskipun di beberapa lokasi sempat terlihat antrean kendaraan, kondisi tersebut masih dalam batas normal dan tetap terkendali. Antrean juga tidak sampai mengganggu arus lalu lintas karena tidak meluas hingga ke badan jalan.

Untuk menjaga keandalan distribusi, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan sistem pemantauan stok secara digital dan real-time di seluruh SPBU.

Melalui sistem tersebut, setiap SPBU yang memiliki stok mendekati batas minimum dapat segera terdeteksi sehingga pengiriman tambahan dari terminal BBM terdekat dapat dilakukan dengan cepat.

Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa adanya gangguan pasokan di lapangan.

Selain memastikan ketersediaan BBM, Pertamina juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen di SPBU.

Berbagai fasilitas tambahan telah disiapkan, mulai dari petugas marshaling yang membantu mengatur kelancaran antrean kendaraan hingga penyediaan air minum kemasan bagi pelanggan.

Pengguna aplikasi MyPertamina juga dapat menikmati berbagai kemudahan seperti program Extra Point, promo bersama sejumlah merchant, serta fitur pencarian lokasi SPBU terdekat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM. Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135 agar segera ditindaklanjuti.

Dengan ketahanan stok BBM Jawa Tengah yang berada pada level aman serta sistem distribusi yang terus dipantau selama 24 jam, Pertamina Patra Niaga optimistis kebutuhan energi masyarakat di Jawa Tengah dan DIY tetap terpenuhi secara optimal.

Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stok BBM Jawa Tengah dan kelancaran penyaluran di seluruh SPBU melalui penguatan sistem distribusi, peningkatan layanan kepada konsumen, serta sinergi dengan berbagai pihak demi menjamin pasokan energi yang aman dan berkelanjutan.

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.