Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Tolak Angin Bantu Pulihkan Penglihatan 100 Warga Putussibau

– BANTUAN SIDO MUNCUL- Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr (H.C.) Irwan Hidayat, secara simbolis melalui daring menyerahkan bantuan senilai Rp150 juta kepada Direktur RSUD dr Achmad Diponegoro, Paulus Miki, S.Farm, Jumat (8/5/2026). Foto : ist/metrosemarang.com

 

METROSEMARANG.COM, SEMARANG- PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui produk Tolak Angin kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat. Kali ini, bakti sosial operasi katarak gratis digelar bagi warga kurang mampu di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (8/5/2026).

Sebanyak 100 mata penderita katarak ditargetkan mendapatkan tindakan operasi di RSUD dr Achmad Diponegoro. Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Cabang Kalimantan Barat.

Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr (H.C.) Irwan Hidayat, secara simbolis menyerahkan bantuan senilai Rp150 juta kepada Direktur RSUD dr Achmad Diponegoro, Paulus Miki, S.Farm. Penyerahan bantuan turut disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Sudarso, S.Pd, MM dan Asisten Perekonomian Triwati, S.P., M.Si.

Irwan Hidayat mengatakan, kegiatan operasi katarak gratis menjadi bentuk komitmen Tolak Angin dalam membantu menekan angka kebutaan akibat katarak di Indonesia. Program tersebut telah berjalan di berbagai daerah sejak tahun 2011.

“Sejak tahun 2011, Tolak Angin bekerja sama dengan Perdami telah mengoperasi lebih dari 57.000 mata di seluruh Indonesia. Untuk tahun 2026 ini saja, sejak Januari kami telah berhasil mengoperasi 275 mata,” ujarnya.

Irwan menjelaskan, aksi sosial yang dilakukan perusahaan bukan hanya berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR), tetapi juga menggunakan anggaran promosi perusahaan. Menurutnya, membantu masyarakat sudah menjadi bagian dari semangat usaha Tolak Angin.

“Kalau kata orang yang kami lakukan adalah CSR, bagi kami ini lebih dari itu. Dana yang digunakan juga berasal dari anggaran iklan. Semua tujuannya satu, memberi kontribusi bagi masyarakat, mulai dari promosi pariwisata, operasi katarak, bibir sumbing, hingga penanganan stunting,” katanya.

Selain operasi katarak, Sido Muncul juga berencana memperluas program sosial untuk penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Program kemanusiaan tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di daerah.

Irwan mengimbau l, masyarakat tidak takut menjalani operasi katarak karena tindakan tersebut menjadi jalan untuk memulihkan penglihatan. Ia berharap pasien dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dan produktif setelah operasi.

“Saya mengimbau masyarakat untuk menghilangkan ketakutan terhadap operasi katarak. Ini adalah satu-satunya jalan untuk sembuh. Bayangkan, jika seseorang kehilangan penglihatan, 50 persen kualitas hidupnya hilang. Kami ingin mereka bisa melihat dunia kembali dengan cerah dan produktif lagi,” tandasnya.

Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial tersebut. Kehadiran Tolak Angin di wilayah perbatasan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk ikut berkontribusi meningkatkan kesehatan masyarakat.(eff)

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.