Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Arus Nonpetikemas Pelabuhan Tanjung Emas Naik, Kinerja Pelindo Menguat di 2025

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) membukukan kinerja positif Pelabuhan Tanjung Emas sepanjang 2025/ist

METROSEMARANG.COM, Semarang,- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Pelabuhan Tanjung Emas membukukan kinerja positif sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut tercermin dari peningkatan arus barang nonpetikemas yang naik 5,6 persen secara tahunan.

Berdasarkan data Pelindo, total arus barang nonpetikemas di Pelabuhan Tanjung Emas pada 2025 mencapai 4.868.254 ton, meningkat dibandingkan realisasi 2024 sebesar 4.608.710 ton. Capaian ini menunjukkan penguatan peran pelabuhan dalam mendukung aktivitas logistik dan perdagangan domestik.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Emas, S. Joko, menyampaikan bahwa kinerja positif tersebut ditopang oleh sinergi dengan mitra usaha, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan infrastruktur terminal.

“Arus barang perdagangan dalam negeri pada 2025 tercatat sebesar 3.663.224 ton, tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar S. Joko.

Dari sisi operasional, kinerja pelayanan curah kering dalam negeri menunjukkan peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, produktivitas curah kering mencapai 128,99 ton per gang per jam (T/G/H), meningkat 43 persen dibandingkan tahun 2024.

Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi kegiatan bongkar muat sejumlah komoditas utama.

Produktivitas bongkar clay tercatat sebesar 168,38 T/G/H, bongkar batubara rata-rata 157,40 T/G/H, serta bongkar jagung dan pupuk dengan rata-rata 101,95 T/G/H.

“Kami terus mendorong penguatan infrastruktur dan peningkatan layanan agar kinerja bongkar muat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain arus barang, Pelindo juga mencatat perbaikan kinerja layanan kapal domestik melalui optimalisasi Terminal Multipurpose. Pada 2025, waktu sandar kapal atau Berthing Time (BT) tercatat sebesar 47,35 jam, atau lebih efisien 13 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Efisiensi waktu sandar tersebut dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas kapal dalam negeri, antara lain bongkar LPG PT Opsico dengan rata-rata BT 18,91 jam serta bongkar RBD Palm Olein dengan rata-rata waktu sandar 36,63 jam.

Ke depan, manajemen menargetkan peningkatan berkelanjutan pada aspek operasional dan layanan.

“Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan akan terus dilakukan, baik dari sisi operasional, infrastruktur, maupun koordinasi dengan pemangku kepentingan, guna menekan waktu tunggu kapal dan meningkatkan produktivitas terminal,” tambah S. Joko.

Sementara itu, kinerja pelayanan barang nonpetikemas luar negeri juga menunjukkan tren positif. Produktivitas curah kering internasional pada 2025 tercatat sebesar 152,64 T/G/H, meningkat 6 persen secara tahunan. Adapun produktivitas curah cair mencapai 158,36 T/G/H, atau tumbuh 5 persen dibandingkan tahun 2024.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan kelancaran distribusi barang di Pelabuhan Tanjung Emas sebagai bagian dari kontribusi Pelindo dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya sektor logistik dan perdagangan,” pungkasnya.***

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.