Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Ancaman Siber Makin Nyata, BSSN Satukan Kekuatan CSIRT se-Indonesia

Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi/dok. @bssn_ri

METROSEMARANG.COM, Semarang – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperkuat kesiapan penanganan insiden siber di sektor ekonomi melalui Apel Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Ekonomi 2026. Kegiatan ini digelar secara hibrida dengan mengusung tema CSIRT Operation Readiness for Economic (BSSN CORE).

Apel yang berlangsung di Rumah Inspirasi, Kantor BSSN Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada Kamis (30/4/2026) ini diikuti berbagai Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) dari sektor strategis. Mulai dari sektor keuangan, energi dan sumber daya mineral (ESDM), teknologi informasi dan komunikasi (TIK), transportasi, pangan, hingga sektor perindustrian.

Selain peserta yang hadir secara langsung, sebanyak 259 organisasi di sektor perekonomian juga turut mengikuti kegiatan secara daring.

Kegiatan diawali dengan laporan dari Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas. Ia menegaskan bahwa apel ini bertujuan meningkatkan efektivitas penanganan insiden siber melalui penguatan koordinasi antara CSIRT sektoral dan organisasi.

“Apel ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan pemahaman serta meningkatkan koordinasi dalam menghadapi insiden siber di sektor perekonomian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, menekankan pentingnya kesiapan operasional CSIRT sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan ketahanan nasional.

Menurutnya, TTIS memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam mendeteksi, merespons, hingga memulihkan insiden siber. Selain itu, keberadaan tim ini juga penting untuk memastikan layanan tetap berjalan serta melindungi aset digital organisasi.

“Sinergi antara TTIS organisasi, sektoral, dan National-CSIRT harus terus diperkuat sebagai satu kesatuan sistem respons insiden siber nasional,” tegasnya.

Apel CORE 2026 juga menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai kalangan. Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim, menyampaikan pentingnya penguatan kebijakan nasional dan kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman siber.

Selain itu, Direktur Operasi Keamanan Siber BSSN, Andi Yusuf, memaparkan perkembangan ekosistem nasional CSIRT. Sementara Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat BSSN, Khairul Akbar Hutasuhut, membagikan praktik terbaik dalam pengelolaan operasional CSIRT sektoral.

Melalui kegiatan ini, BSSN berharap seluruh pemangku kepentingan semakin siap menghadapi dinamika ancaman siber yang terus berkembang, sekaligus memperkuat perlindungan terhadap sektor ekonomi nasional.***

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.