Metro Semarang
Kabar Semarang Terbaru Hari Ini

Tak Sekadar Pengajian, Fatayat NU dan OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Jawa Tengah

OJK dan Fatayat NU Jawa Tengah berkolaborasi memperkuat literasi dan inklusi keuangan demi masyarakat makin cakap finansial/dok

METROSEMARANG.COM, Semarang – OJK bersama Fatayat NU terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Jawa Tengah melalui kolaborasi strategis.

Langkah OJK dan Fatayat NU tersebut diarahkan untuk membentuk masyarakat yang semakin cakap dalam mengelola keuangan secara aman.

Program literasi dan inklusi keuangan di Jawa Tengah itu juga diharapkan mampu memperluas akses layanan keuangan yang legal dan sehat.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan deklarasi bersama dalam peringatan Hari Lahir Fatayat NU yang digelar di Semarang, Sabtu.

Kegiatan berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja dan dihadiri berbagai unsur pemerintah serta tokoh organisasi masyarakat.

Deklarasi menjadi simbol komitmen bersama untuk memperluas edukasi keuangan hingga menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

Penandatanganan deklarasi disaksikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan jajaran pengurus Nahdlatul Ulama tingkat wilayah.

Turut hadir Ketua PWNU Jawa Tengah KH Muhammad Fahrur Rozi bersama pengurus Fatayat NU dari berbagai daerah di provinsi ini.

Kolaborasi itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang aman.

Selain edukasi, program juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko aktivitas keuangan ilegal.

OJK Siapkan Kader Perempuan Jadi Duta Literasi

Dalam implementasi awal, OJK Provinsi Jawa Tengah menggelar edukasi keuangan bagi sekitar 500 peserta dari Fatayat NU.

Peserta berasal dari pengurus wilayah dan pengurus cabang Fatayat NU yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan yang bijak untuk keluarga maupun kegiatan ekonomi produktif.

Peserta juga mendapat pemahaman mengenai pemanfaatan produk jasa keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Edukasi turut menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal yang masih banyak merugikan masyarakat.

Selain itu, peserta dibekali pengetahuan mengenai ciri investasi ilegal agar tidak mudah terjebak penawaran menyesatkan.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah yang sangat strategis.

Menurut Hidayat, jaringan Fatayat NU yang tersebar luas menjadi kekuatan besar dalam memperluas edukasi keuangan.

“Jaringan Fatayat NU yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota merupakan potensi besar untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat,” kata Hidayat.

Ia menegaskan OJK akan terus memperkuat kapasitas kader agar mampu menjadi agen literasi keuangan yang efektif.

Hidayat menilai kader Fatayat NU memiliki kedekatan kuat dengan masyarakat sehingga pesan edukasi lebih mudah diterima.

Kedekatan tersebut dinilai penting untuk menyampaikan informasi keuangan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.

Jangkau Perempuan, Keluarga dan Pelaku UMKM

Melalui kolaborasi ini, kader Fatayat NU dan para daiyah diharapkan menjadi duta literasi keuangan di daerah masing-masing.

Mereka akan berperan mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan keuangan sehat dan penggunaan layanan legal.

Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah Tazkiyatul Muthmainnah menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan OJK.

Menurutnya, kader Fatayat NU memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

“Kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk menyebarluaskan edukasi keuangan yang inklusif dan bermanfaat,” ujarnya.

Fatayat NU Jawa Tengah juga berkomitmen menyiapkan perwakilan dari setiap cabang sebagai duta literasi keuangan.

Program tersebut selanjutnya diperkuat melalui sinergi seluruh kantor OJK di wilayah Jawa Tengah dengan pengurus daerah.

Sasaran edukasi tidak hanya perempuan, tetapi juga keluarga, pelaku UMKM, dan berbagai komunitas masyarakat lainnya.

Melalui kolaborasi berkelanjutan, OJK dan Fatayat NU berharap literasi dan inklusi keuangan masyarakat Jawa Tengah terus meningkat.

Dengan dukungan OJK dan Fatayat NU, masyarakat Jawa Tengah diharapkan semakin memahami literasi dan inklusi keuangan serta terhindar dari praktik ilegal.***

You might also like
Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.