Rona Rasa Hadir di Uptown Mall BSB City Semarang
*Puluhan Kuliner Nusantara Siap Manjakan Pengunjung

METROSEMARANG.COM, SEMARANG- Puluhan kuliner khas dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dalam satu tempat melalui festival Rona Rasa yang digelar di Uptown Mall BSB City Semarang. Festival yang berlangsung mulai 24 Juni hingga 5 Juli 2026 ini bukan sekadar menghadirkan wisata kuliner, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan, mengapresiasi, dan melestarikan warisan gastronomi Nusantara kepada masyarakat.
Mengusung semangat mengangkat kekayaan kuliner sebagai bagian dari identitas bangsa, Uptown Mall BSB City berkolaborasi dengan Tiga Titik Satu menghadirkan puluhan tenant kuliner autentik yang mewakili berbagai daerah di Indonesia.
Pengunjung dapat menikmati beragam hidangan khas yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat, mulai dari makanan tradisional hingga kuliner legendaris yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Setiap hidangan yang disajikan bukan hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga menyimpan cerita, sejarah, serta nilai-nilai budaya yang menjadi kekayaan bangsa. Melalui festival ini, masyarakat diajak mengenal lebih dekat keberagaman kuliner Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya yang dimiliki.
Direktur Tiga Titik Satu, Eni Rohaeni, mengatakan Rona Rasa lahir dari keinginan untuk menghadirkan sebuah festival yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi media edukasi budaya melalui kekayaan kuliner Nusantara.
“Rona Rasa bukan sekadar festival kuliner; ini adalah wujud komitmen Tiga Titik Satu dalam mengangkat warisan gastronomi Nusantara ke panggung yang lebih relevan. Kami merancang event ini sebagai sebuah etalase budaya, di mana setiap hidangan bercerita tentang kekayaan identitas bangsa,” ujar Eni.
Menurutnya, makna Rona Rasa sendiri merepresentasikan warna dari beragam sensasi rasa yang dimiliki Indonesia. Karena itu, festival ini diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk semakin mencintai kuliner lokal.
“Harapan kami, Rona Rasa dapat menjadi katalisator bagi masyarakat untuk tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga merayakan dan melestarikan mahakarya cita rasa Indonesia dalam keanekaragamannya, seperti arti dari Rona Rasa yang mewakili warna dari berbagai sensasi rasa yang tersaji,” lanjutnya.
Tak hanya menghadirkan pilihan kuliner yang beragam, festival ini juga menawarkan pengalaman yang lebih lengkap bagi pengunjung. Berbagai pertunjukan musik, hiburan keluarga, aktivitas interaktif, hingga program-program spesial digelar setiap hari untuk menciptakan suasana yang meriah sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam keberagaman budaya Indonesia.
Konsep tersebut semakin didukung oleh suasana Uptown Mall BSB City yang mengusung konsep semi outdoor dengan area terbuka hijau yang luas. Pengunjung dapat menikmati aneka kuliner sambil bersantai bersama keluarga maupun sahabat di lingkungan yang nyaman.
General Manager Uptown Mall BSB City, Arika Suryaningtyas, mengatakan kehadiran Rona Rasa merupakan bagian dari komitmen pusat perbelanjaan dalam menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi masyarakat.
“Rona Rasa menjadi salah satu event yang sejalan dengan konsep Uptown Mall BSB City sebagai ruang publik yang tidak hanya menghadirkan pengalaman berbelanja, tetapi juga pengalaman rekreasi, hiburan, dan budaya. Kami berharap event ini dapat menjadi destinasi favorit masyarakat Semarang dan sekitarnya untuk menikmati kekayaan kuliner Nusantara dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan,” ungkap Arika.
Ia menambahkan, festival tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi para pelaku usaha kuliner lokal. Kehadiran puluhan tenant dari berbagai daerah menjadi kesempatan bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan cita rasa autentik Nusantara kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui kolaborasi ini, Uptown Mall BSB City dan Tiga Titik Satu berharap Rona Rasa dapat terus berkembang menjadi agenda kuliner yang dinantikan masyarakat. Selain menjadi destinasi wisata kuliner, festival ini juga diharapkan menjadi sarana pelestarian budaya, memperkuat eksistensi pelaku usaha kuliner lokal, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kekayaan gastronomi Indonesia yang menjadi salah satu identitas bangsa.(eff)