BSSN Pertahankan Opini WTP Enam Tahun Beruntun, BPK Apresiasi Tindak Lanjut Rekomendasi Pemeriksaan

METROSEMARANG.COM, Depok – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Capaian ini menjadi yang keenam secara berturut-turut sekaligus menegaskan konsistensi BSSN dalam menjaga tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan oleh Anggota I BPK RI, I Nyoman Adhi Suryadnyana, kepada Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi di Auditorium dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN Sawangan, Depok, Selasa 28 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Nyoman menegaskan bahwa pemeriksaan laporan keuangan bukan sekadar menilai kepatuhan administrasi, tetapi menjadi instrumen penting untuk mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Setiap program dan penggunaan anggaran negara harus dipastikan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat secara efektif dan akuntabel,” ujarnya.
Selain memberikan opini WTP, BPK juga mengapresiasi BSSN karena berhasil menuntaskan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan sebelumnya. Bahkan, BSSN tercatat sebagai salah satu kementerian/lembaga yang paling tepat waktu dalam menyampaikan laporan keuangan Tahun Anggaran 2025.
Meski demikian, BPK tetap memberikan sejumlah rekomendasi strategis sebagai bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola keuangan di lingkungan BSSN.
Beberapa rekomendasi tersebut meliputi inventarisasi dan optimalisasi pemanfaatan aset tetap, penyusunan kajian pemanfaatan aset tidak berwujud berupa perangkat lunak agar memberikan nilai tambah bagi organisasi, serta penyetoran kelebihan pembayaran atas ketidaksesuaian volume maupun spesifikasi teknis belanja barang dan modal ke kas negara sesuai ketentuan.
Sementara itu, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menyampaikan bahwa capaian opini WTP enam kali berturut-turut merupakan standar yang harus terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan.
Menurutnya, apresiasi dari BPK bukan menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan pengingat agar seluruh jajaran BSSN terus menjaga integritas dan konsistensi dalam mengelola keuangan negara.
“Apresiasi yang diberikan kepada BSSN harus kita maknai sebagai ujian terhadap komitmen dan konsistensi untuk terus menjalankan tata kelola yang baik,” kata Nugroho.
BPK juga menilai keberhasilan BSSN mempertahankan opini WTP selama enam tahun berturut-turut menunjukkan penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan yang konsisten serta pengelolaan keuangan yang semakin matang.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi BSSN untuk terus meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pengelolaan anggaran negara, sekaligus mendukung penguatan keamanan siber nasional melalui tata kelola pemerintahan yang semakin baik.***